3 Persoalan yang Ditanya Ketika Kamu Dipanggil Guru BP
Masih inget kan sama masa-masa sekolah dulu. Kali ini MBDC mau cerita nih seputar kenangan waktu sekolah. Kalau boleh tau, guru apa sih yang paling berkenan bagi kamu dulu itu?
Hem… pasti deh, biar gak semuanya sama, tapi bisa dipastiin kalau guru
BP udah jadi pilihan guru yang seringkali berurusan sama kita, khususnya
buat kamu yang memiliki masalah. Guru bimbingan penyuluhan BP selalu
memberikan solusi, ibaratnya orang tua kita di rumah kita kadang mereka
juga kerap kali memberikan nasihat kepada murid-murid yang dianggapnya
butuh bimbingan.
Belum Bayaran
Namanya
juga anak-anak, kadang bandelnya kan suka begitu. Udah dikasih duit
jajan sehari berapa gitu, tapi karena gaya hidup yang melebihi duit
jajan terkadang mereka merasa kurang. Yaudah deh mau gak mau pasti
mereka akan menggunakan uang bayaran sekolah. Hasilnya, sudah pasti
mereka akan telat bayaran sekolah. Mengingat dulu sekolah masih bayaran,
jadi kalau telat bayaran pasti nama kamu dipanggil oleh ketua kelas.
Dipanggil bukan untuk mendapatkan hadiah melainkan dipanggil ke ruang
guru BP.
Suka Bolos Sekolah
Selain
karena belum bayaran, biasanya kalau dipanggil sama guru BP juga karena
kasus lainnya nih. Suka madol atau bolos sekolah biasanya menjadi salah
satu alasan mengapa kamu dipanggil sama guru BP. Maklum saja, dulu kan
semakin bandel kamu berarti semakin bisa terlihat eksis dan disegani di
sekolah. Imbasnya, banyak cewek cantik yang mau sama kamu meskipun mereka cuma mencari perlindungan doang. Ya, kamu harus menerima resikonya yaitu dipanggil sama guru BP.
Suka Jahilin Temen
kenakalan
remaja dulu tampaknya hanya bisa diatasi oleh guru BP saja. Meskipun di
rumah karakter anak tersebut kalem, pendiam dan tidak banyak bicara
belum jaminan kalau mereka di sekolahnya adalah anak dengan karakter
yang sama. Guru BP senang nih memanggil murid yang bandel yang hobinya nangisin temen, jahilin temen. Karena, mereka dipanggil biasanya untuk diberikan nasihat saja.
Kamu dulu kalau dipanggil sama guru BP biasanya karena apa?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar